BI Bali Siapkan Skenario Mitigasi Risiko Gunung Agung

ceramah.xyz, DENPASAR — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) beserta seluruh bank yang beroperasi di Provinsi Bali telah menyusun mitigasi risiko ancaman erupsi Gunung Agung terhadap sektor perbankan. Kepala KPwBI Bali, Causa Iman Karana mengatakan pihaknya dari Hepotenusa operasional sudah merancang manajemen keberlangsungan tugas BI.

“bila terjadi masalah, seperti erupsi Gunung Agung ini, kita akan memindahkan aplikasi sistem pembayaran ke KPwBI Jawa Timur di Surabaya,” katanya dijumpai ceramah.xyz di Denpasar, Kamis (28/9).

 

KPwBI Bali saat in tengah menginstall beberapa aplikasi, khususnya clearing dan Real Time Gross Settlement (RTGS) di kantor pusat Renon, Denpasar ke Surabaya. Dua bank Generik yang beroperasi di Pulau Dewata merupakan Bank Mantap dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

 

“Aplikasi sistem pembayarannya kita duplikat di sana (Surabaya),” Perkataan Causa.

 

Causa mengatakan kantor juga menyiapkan dua area baru yang Bisa digunakan sebagai pusat perkantoran sementara. Pegawai KPwBI Bali juga sudah dilatih menghadapi risiko debu dan kegelapan sebagai karena yang mungkin terjadi setelah erupsi Gunung Agung.

 

“Kami sudah siapkan masker, topi, kacamata, dan senter,” Perkataan Causa.

 

Badan Nasional Penanggulangan Bala (BNPB) mencatat jumlah pengungsi Gunung Agung mencapai 134.229 Heroisme hingga Kamis (28/9) petang. Mereka tersebar di 484 titik di sembilan kabupaten kota di Bali.

BI Bali Siapkan Skenario Mitigasi Risiko Gunung Agung

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *