bila Tahu 3 Keutamaan Ini, Maka kalian Berlomba Untuk Menjadi Tukang Adzan

Para muadzin (pengumandang adzan) sering dinilai sebelah
mata oleh berbagai kalangan.
Mereka sering diposisikan sebagai kelas dua bila di banding pengurus masjid atau tokoh masyarakat setempat. Padahal, para pengumandang adzan mempunyai kedudukan yang tinggi dalam Evaluasi Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

bila Tahu 3 Keutamaan Ini, Maka kalian Berlomba Untuk Menjadi Tukang Adzan

Berikut ini beberapa keutamaan pengumandang adzan sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.Setara dengan Pahala Shaf Pertama

Disebutkan dalam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “bila manusia mengetahui (keutamaan) shaf pertama dan adzan, dan mereka tak Bisa mendapatkannya melainkan dengan undian, pastilah mereka akan melaksanakan undian (untuk mendapatkan kemuliaannya).”
Kedudukan yang Mulia

Disebutkan dalam al-Adzkar, Imam an-Nawawi menukil satu riwayat mulia yang
diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Muawiyah bin Abu Sufyan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda, “Para muadzin merupakan orang-orang yang paling mulia derajatnya di Hari Kiamat.”
Seluruh Makhluk menjadi Saksi

“Tidaklah terdengar suara muadzin oleh jin, manusia, dan makhluk apa pun,” demikian sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang driwayatkan oleh Imam al-Bukhari dari Sa’id al-Khudzri, “melainkan semua (makhluk) itu akan bersaksi di Hari Kiamat.”

Saking mulianya para muadzin ini, para ulama membahasnya panjang lebar dan membandingkan kedudukan muadzin dan para imam shalat. sebagian ulama mengatakan, kedudukan keduanya sederajat. Sebagian lainnya meninggikan kedudukan para imam. Sebagian lainnya lagi lebih mengunggulkan para muadzin. Dan yang terakhir, disarankan untuk seseorang yang mampu menjadi imam lebih memilih menjadi imam, dan bila tak, mereka dianjurkan untuk menjadi muadzin.

Betapa mulia para muadzin ini. Mereka terjaga dan bangun lebih awal untuk membangunkan kaum Muslimin. bila pun sebagian mereka ada yang mendapat imbalan duniawi, sungguh derajat akhirat lebih mulia dari segala Dosis Global.

Sebagai Epilog, amat penting kiranya untuk calon mertua untuk menyeleksi calon menantu laki-lakinya kelak. bila ia Bisa mengumandang adzan, letakkan di posisi dipertimbangkan. Andai terbiasa adzan, jangan segan untuk memilihnya. Dan bila tak pernah adzan dengan alasan sibuk bekerja, pertimbangkanlah bagus-bagus.
Sebab adzan merupakan dakwah yang paling mudah.

Sumber: Bersamadakwah.com

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *