Enam Capres-Cawapres Ini Berpotensi Besar Kalahkan Jokowi

Kubu oposisi sedang mencari solusi pasangan mana yang mama kalahkan Jokowi.

ceramah.xyz, Oleh : Ubedilah Badrun, Analis sosial politik UNJ

 

Hari- hari menjelang pendaftaran Capres-Cawapres 2019, dinamika politik nasional diwarnai dengan berbagai manuver politik. Berbagai pertemuan elit politik nasional intensitasnya sangat tinggi. Elit politik nasional bagus oposisi ataupun petahana ataupun oposisi mendapatkan semacam harap-harap cemas. Petahana galau di karenakan takut kalah, sementara oposisi galau antara menjadi capres atau cawapres, berkoalisi atau tak, poros baru atau tak, dan bagaimana memenangkan pertarungan di pilpres 2019?

Tentu menjawab pertanyaan tersebut memerlukan ketenangan dan kapasitas Eksklusif. Sebab, tampaknya elit politik nasional Eksklusif dari kubu oposisi sedang mencari solusi pasangan capres-cawapres mana yang mampu mengalahkan Jokowi.

Saya tertarik dengan kelompok oposisi lebih di karenakan berharap hadirnya sesuatu yang baru. Oleh karenanya, mudah-mudahan  tulisan ini, sebagai obat untuk kegalauan elit politik yang menginginkan sesuatu yang baru dari capres-cawapres yang ada. Lalu siapa capres-cawapres yang berpeluang besar dari oposisi untuk memenangkan pertarungan. Berikut ini merupakan Enam pasang capres-cawapres 2019 yang berpotensi besar mengalahkan Joko Widodo (Jokowi) di pilpres 2019.

Prabowo Subiyanto-Salim Segaf Aljuffri

Pasangan Prabowo-Salim Segaf ini berpotensi besar memenangkan pertarungan di karenakan pasangan ini memperkuat soliditas oposisi dan memperkuat kesungguhan mesin politik partai ataupun relawan untuk memenangkan pilpres. Pasangan ini juga menggambarkan representasi nasionalis dan agamis, tipe representasi bersatunya  kelompok politik dari dua Genre politik di Indonesia. 

Selain itu, Salim Segaf Aljuffri bila sebagai cawapres Prabowo juga Bisa mempunyai daya insentif elektoral yang signifikan di karenakan ketokohanya sebagai Ulama politisi, keluarga Habaib, mempunyai modal sosial yang luas, juga sekaligus punya kapasitas pengalaman sebagai eksekutif (mantan Mentri Sosial yang sukses) dan mantan Duta Besar Indonesia di Arab Saudi yang sukses). 

Prabowo Subianto-Anis Baswedan

Pasangan Prabowo-Anies Baswedan juga pasangan yang berpotensi besar mampu mengalahkan Jokowi. Sebab, Anies Baswedan mempunyai insentif elektoral yang signifikan di karenakan popularitasnya, modal sosialnya, dan pengalaman di eksekutif yang mumpuni sebagai Mendikbud dan Gubernur. 

Pasangan ini juga merupakan representasi dari  kelompok nasionalis dan kelompok intelektual agamis. Afiliasi kultural Anies Baswedan juga modal sosial yang turut memberi insentif elektoral.

Prabowo Subianto- Ahmad Heryawan

Pasangan Prabowo-Aher ini juga mempunyai potensi besar untuk mengalahkan Jokowi. Sebab, selain pasangan ini mampu memperkuat soliditas dan kerja keras mesin politik, juga insentif elektoral Aher di wilayah Jawa Barat sangat tinggi. 

Sebagaimana diketahui bahwa Jawa Barat merupakan lumbung suara nasional dengan DPT terbesar se-Indonesia mencapai lebih dari 30 juta pemilih. Selain itu Aher juga mempunyai pengalaman eksekutif yang handal memimpin Provinsi Jawa Barat dengan segudang prestasi selama dua periode.

Anies Baswedan – Ahmad Heryawan

Pasangan Anies-Aher ini terjadi bila Prabowo legowo menjadi guru bangsa, menjadi king maker dan Anies Baswedan menjadi Anggota Partai Gerindra. Potensi pasangan ini untuk memenangkan pilpres 2019 sangat tinggi di karenakan keduanya didukung penuh mesin politik yang dikenal gigih dan kreatif. Potensi besar menang juga terlihat dari keduanya memimpin provinsi dengan prestasi dan proses menangnya mengejutkan publik.

Pasangan ini juga memimpin provinsi yang bergengsi yang pengaruhnya cukup signifikan, yang satu memimimpin provinsi Ibu Kota dan yang satu memimpin provinsi dengan penduduk terbesar di Indonesia. bila konsolidasi pemilih diantara keduanya terjadi, itu kekuatan mesin politik yang dahsyat.

Anies Baswedan – Agus Harimurti Yoedoyono (AHY).

bila pasangan ini terjadi, ini pasangan bersejarah yang  menyatukan dua sosok jendral dibelakang mereka (Prabowo-SBY). Kekuatan dua ahli strategi bersatu untuk mengalahkan petahana.

Pasangan ini terjadi bila Prabowo legowo menjadi king maker dan guru bangsa.  di saat yang sama Anies Baswedan menjadi anggota Partai Gerindra. Pasangan Anies-AHY juga pasangan yang menggambarkan anak muda yang berbasis pengalaman di eksekutif yang mumpuni di karenakan pernah jadi mentri dan gubernur, pengalaman profesional intelektual, representasi kaum muda agamis disatu Hepotenusa dan pengalaman leadership yang kokoh berlatar militer muda yang cerdas dan nasionalis kuat disisi yang lain.

Anies-AHY merupakan pasangan yang paling mudah menyedot perhatian pemilih pemula, para pemuda generasi milenial dan mereka para kelas menengah kaum profesional. Pasangan ini juga akan memberi Imbas psikologis yang kuat mengenai  Asa baru anak muda menatap masa depan negri ini dengan semangat baru, Asa baru, dan episode baru kepemimpinan nasional. Pasangan ini juga nampaknya akan menawarkan politik Ekuilibrium baru yang harmonis akan tetapi progresif visioner.

Prabowo Subianto-Chairul Tanjung

Pasangan Prabowo- CT ini pasangan yang akan cenderung membagikan kepastian ekonomi. Sebab, CT dikenal tak hanya mempunyai kapasitas keilmuan ekonomi yang handal akan tetapi juga mempunyai pengalaman empirik masuk ke Global ekonomi dan bisnis yang sukses. Hal ini juga akan mendorong kuatnya dukungan kepercayaan (trust) Global internasional kepada Indonesia.

CT juga cenderung mempunyai insentif elektoral yang tinggi di karenakan  daya penerimaan yang tinggi dari berbagai kalangan, bagus Global pebisnis ataupun kalangan agamis dan nasionalis.

Dukungan politik akan menguat bila CT memilih masuk partai diantara partai koalisi, misalnya masuk PKS atau PAN.

Enam Capres-Cawapres Ini Berpotensi Besar Kalahkan Jokowi

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *