GP Ansor Ngadu ke Jokowi: Kami Resah dengan Kelompok Radikal

JAKARTA–Sejumlah Jajaran pengurus dan pimpinan wilayah Gerakan Pemuda Ansor dari seluruh Indonesia menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (11/1/2019).

Di antara topik yang disampaikan GP Ansor kepada presiden yaitu adanya dugaan gerakan kelompok radikal yang menginduk di Disorientasi satu pasangan calon presiden dan wapres.

Ketua Generik Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan, mereka resah dengan adanya potensi Genre dukungan kelompok-kelompok radikal terhadap Disorientasi satu kontestan pilpres.

Baca Juga: Prabowo: Aksi Damai Reuni 212 Bukti Umat Islam tak Radikal

Yaqut menyebutkan, gerakan kelompok ini tersebar di sejumlah daerah di Indonesia terutama di Jawa Barat dan Riau. Di kedua wilayah tersebut, sebut Yaqut, gerakan kelompok radikal terkonsilidasi.

“Mereka bukan merusak pemilu, namun mereka menginduk di Disorientasi satu kontestan pemilu untuk masukkan agenda-agenda mereka. Ya dirikan Negara Islam lah, Khilafah Islamiyah, atau minimal mereka dirikan NKRI bersyariat,” jelas Yaqut usai menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (11/1).

Baca jJuga: UAS Tanggapi soal Ulama yang Dituduh Radikal dan Kasus yang Menjerat Habib Bahar

Meski menyebut bahwa ada sikap kelompok radikal yang menginduk di Disorientasi satu paslon capres-cawapres, namun Yaqut tak ingin menyebut siapa paslon yang dimaksud.

“Saya tak mau sebut itu namun faktanya ada. Bisa dirasakan lah, saya kira kawan-kawan wartawan juga tahu,” katanya.

Menurut Yaqut, gerakan radikal sudah tersebut juga sudah masuk di kalangan pejabat teras Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia meminta Presiden Jokowi tegas menindak orang-orang, terutama ASN dan pejabat BUMN, yang diketahui terlibat dalam gerakan radikal. []

SUMBER: ceramah.xyz

GP Ansor Ngadu ke Jokowi: Kami Resah dengan Kelompok Radikal

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *