Ingin Mencari Kesalahan Al-Quran, Jamilah Justru Masuk Islam

SUATU hari Jamilah masuk ke suatu toko buku dan menemukan al-Quran di toko buku itu. Jamilah tertarik untuk membelinya di karenakan ia ingin mencari kelemahan dalam al-Quran. Jamilah berpikir, sebagai orang yang bergelar sarjana di bidang filosofi dan agama serta pernah mengenyam pendidikan di seminari, pastilah mudah baginya menemukan kelemahan-kelemahan al-Quran sehingga ia Bisa mempengaruhi teman-teman Muslimnya bahwa mereka Disorientasi.

“Saya baca al-Quran dan mencari kesalahan serta ketidakkonsistenan dalam al-Quran. Tapi saya sama sekali tak menemukannya. Saya malah terkesan saat membaca Surat Al-An’am ayat 73. Untuk pertama kalinya saya ingin mengetahui lebih banyak mengenai Islam,” ujar Jamilah.

Jamilah memutuskan untuk kembali ke universitasnya dulu dan mengambil gelar master di bidang filosofi dan agama. di saat yang sama, selain mengunjungi kebaktian di gereja, Jamilah juga datang ke masjid di saat salat Jumat. Saat itu, Jamilah mengaku belum siap menjadi seorang Muslim. Masih banyak ganjalan pertanyaan memenuhi kepalanya.

BACA JUGA: Pelajari Biologi, Mahasiswa Kanada Ini Masuk Islam

Namun Jamilah tetap melanjutkan pencariannya mengenai agama. Ia banyak mendapat Elaborasi dari teman-temannya di universitas yang Muslim mengenai berbagai keyakinan dalam Kristen yang selama ini ketahui. Selain mempelajari Islam, Jamilah juga mempelajari agama Budha. “Saya cuma ingin menemukan kebenaran,” Perkataan Jamilah.

Seiring berjalannya waktu, Jamilah merasakan kecenderungannya di Islam di musim Geothermal 1980. Satu hal yang masih mengganggu pikirannya saat itu yaitu mengapa orang Islam wajib berwudhu sebelum salat. Ia menganggap itu tak logis di karenakan manusia seharusnya Bisa mengakses dirinya di Tuhan kapan aja. Namun pertanyaan yang mengganggu itu akhirnya terjawab dan Jamilah Bisa menerima jawabannya.

BACA JUGA: Jennifer Berzon, Khadimat Jujur yang Masuk Islam di Bulan Suci

Akhirnya, malam itu Jamilah membulatkan tekadnya untuk menerima Islam sebagai agamanya. Ia pergi ke suatu masjid kecil dekat universitas. Kala itu, malam ke-9 di bulan Ramadhan, Jamilah mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan oleh sejumlah pengunjung masjid.

“Butuh beberapa hari untuk beradaptasi, tapi saya merasakan kedamaian. Saya sudah menjalankan pencarian begitu lama dan sekarang saya merasa menemukan tempat yang damai,” tukas Jamilah. []

The post Ingin Mencari Kesalahan Al-Quran, Jamilah Justru Masuk Islam appeared first on ceramah.xyz.

Ingin Mencari Kesalahan Al-Quran, Jamilah Justru Masuk Islam

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *