Investasi Yang Tak Pernah Merugi

“bila seseorang meninggal Global, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan doa anak yang shaleh.”

Investasi Yang Tak Pernah Merugi

muh. abdus syakur/ceramah.xyz

[Ilustrasi] Anak shalat berjamaah.

Anemia 15 menit sebelum adzan shalat ashar berkumandang, pandanganku tertuju di sosok 3 anak shaleh dan shalehah. Sudah berkali-kali aku melihatnya, namun kali ini aku tertarik mengambil gambarnya dan menceritakannya.

Sang kakak paling tua berusia 13 tahun, yang kedua umur 7 tahun, yang ketiga seorang putri masih berusia 4 tahun. Ketiga saudara ini selalu kompak datang berjamaah di masjid. Biasanya mereka datang sebelum adzan dengan memakai sepeda motor.

Ah, pemandangan yang membuatku dan mungkin siapapun yang melihatnya kagum. Mereka kompak, bersemangat mendatangi shalat berjamaah. Sambil menunggu adzan dikumandangkan, sang kakak biasa mengajari kedua adiknya ini membaca Al-Qur’an di ruang utama bagian belakang.

Sekali lagi, pemandangan ini bukanlah yang pertama kali saya melihat mereka, namun di karenakan ke istiqamahan mereka itulah yang membuat saya takjub. Sehingga aku berbisik dalam hati, sungguh beruntung orangtua mempunyai anak sepertinya.

Baca: Waspadai Anak kita Jadi Shaleh!

Sungguh, berbahagialah untuk orangtua yang mempunyai anak shaleh. Ia merupakan investasi yang sangat berharga. Sebagaimana dalam buku Golden Ways Anak Sholeh, karya Ustadz Zainal Abidin, bahwa anak shaleh merupakan investasi yang dijamin tak akan pernah rugi.

Anak shaleh merupakan modal jangka panjang yang tak pernah terputus hingga akhir dari kehidupan ini. Ia akan menjadi Agunan berharga di karenakan ia merupakan simpanan yang tak ada bandingannya.

Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengajarkan doa shalat jenazah:

“Ya, Allah. Jadikan kematian anak ini sebagai simpanan pahala dan amal bagus serta pahala buat kami.” (HR Bukhari)

Aktivitas hariannya, perangai akhlaknya, tetesan air mata Asterik doa munajatnya kepada Sang Khaliq, serta hembusan napas dzikir dan istighfarnya yang keluar dari hati dan lisannya, akan mengalir pula pahalanya ke orangtuanya. Singkatnya, apapun yang anak shaleh perbuat, akan mengalir pula pahalanya ke orangtuanya tanpa henti.

Baca: Sekolah Ayah Dinilai Penting Demi Pendidikan Anak

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,

“bila seseorang meninggal Global, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan doa anak yang shaleh.” (HR Muslim no 1631)

Sebagai manusia, kita akan meninggalkan Global ini. Perjalanan masih panjang dan bahkan lebih jauh dan lama daripada perjalanan Hayati di Global ini.

Oleh karenanya, kita butuh modal yang banyak untuk menyelamatkan diri dari bebrbagai perjalanan tersebut. Apalagi ujung dari perjalanan nantinya yaitu adanya yaumul hisab (hari perhitungan).

Maka, modal atau investasi yang paling berharga menemani dan menolong kita di sana nantinya merupakan anak yang shaleh atau shalehah. Wallahu a’lam bisshowab.*

Syamsul Alam | Santri, Penulis di Surabaya

Investasi Yang Tak Pernah Merugi

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *