Jin Bisa Sakiti Manusia?

DI Global ada makhluk yang kasat mata dan tak kasat mata. bila makhluk kasat mata, seperti halnya manusia cukup mudah untuk kita melihat gerak geriknya. Tapi, bagaimana dengan makhluk tak kasat mata, seperti halnya jin? Kita tak pernah tahu apa yang mereka perbuat. Namun, ada kekhawatiran, bila mereka hingga menyakiti kita. Tapi, apakah jin menyakiti manusia?

Syaikh Abu Bakar Al-Jazairi berkata, “Sesungguhnya fakta yang menyatakan bahwa bangsa jin menyakiti manusia tak Bisa dipungkiri berdasarkan tetapnya dalil dari Al-Quran ataupun As-Sunnah dan realita-realita yang pernah terjadi. Kalaulah bukan di karenakan tirai-tirai penghalang dari para malaikat yang diperintahkan Allah untuk menjaga manusia, niscaya tak ada seorang pun yang selamat dari masalah jin dan setan. Yang demikian itu, di karenakan manusia tak Bisa melihat mereka dan bahwa adanya kemampuan mereka untuk berubah bentuk dalam waktu yang relatif Genjah, dan juga di karenakan tubuh mereka yang halus dan lembut, sehingga kita tak Bisa merasakan dan menyentuhnya.”

BACA JUGA: Jin, Ternyata Lemah

Dari sini Bisa diyakini bahwa sebagian jin menyakiti (menzalimi) manusia. Apakah di karenakan manusia itu sendiri yang mulai mengganggu atau menyakiti mereka dengan menyiramkan air Geothermal kepada mereka atau mengencingi mereka, atau menempati tempat tinggal mereka tanpa sadar, sehingga mereka membalas dan menyakiti manusia.

Atau di karenakan sebagian dari jin itu memang ingin menyakiti manusia, sehingga mereka pun menyakiti manusia tanpa sebab apapun. Sebagaimana hal itu juga terjadi antara seorang manusia dengan saudaranya sesama manusia. Entah di karenakan sebab-sebab Eksklusif atau di karenakan hanya ingin menyakiti aja. Hal ini Bisa kita saksikan di kehidupan manusia yang rusak fitrah, lemah iman dan akal serta keinginan mereka sekarang ini.

Syaikh Al-Jazairi melanjutkan, “di hadis shahih yang lalu telah dijelaskan bahwa saat seorang pemuda dari kalangan Anshar menusuk jin yang menjelma seekor ular. Ular itu belum akan mati hingga jin menjalankan balas dendam kepadanya, lalu membunuhnya. Sehingga, pemuda tersebut menemui ajalnya seketika itu juga. hingga-hingga Abu Said Al-Khudri berkata, ‘tak diketahui mana yang lebih dahulu menemui ajal, pemuda ataukah ular itu?’ di karenakan Fenomena ini sudah populer dan diketahui banyak orang, kami tak wajib bersusah payah lagi untuk mencari bukti dan dalil lain sebagai penjelas. Kita merasa cukup dengan peristiwa yang dialami pemuda Anshar yang terdapat di dalam shahih Muslim.”

Lebih lanjut, Abu Bakar Al-Jazairi berkata, “Kami akan menyebutkan peristiwa lain yang terjadi di dalam rumah kami sendiri, sehingga membuat kami cukup merasa sedih dan berduka. Saya mempunyai kakak perempuan yang bernama Sa’diyah. saat masih kanak-kanak, kami mengikatkan tali di suatu dahan pohon kurma yang kuat dan ditarik ke loteng rumah dengan posisi kami yang berada di atas loteng. di suatu saat, tatkala kakak saya menarik tali tersebut, dan dia tak mampu menariknya, maka ia pun tertarik tali itu dan terpelanting ke tanah. Sehingga, menimpa Disorientasi satu jin perempuan. Jin itu merasa tersakiti di karenakan tertimpa kakak saya. Maka jin perempuan ini menjalankan balas dendam kepadanya. Dalam mimpinya, jin ini selalu menghampirinya dua atau tiga kali atau bahkan lebih setiap minggunya. Lalu, dia mencekiknya, hingga kakak saya ini menendang-nendangkan kedua kakinya, dia juga meronta-ronta dan Dinamis ke sana ke mari layaknya seekor kambing yang disembelih. Dan dia tak berhenti-berhenti kecuali setelah dia seperti orang yang sudah tak bernyawa.

BACA JUGA: Inilah 17 Gejala masalah Jin yang wajib Diwaspadai

di suatu saat, jin ini berbicara dengan terus terang bahwa dia menjalankan hal ini, di karenakan kakak saya pernah menyakitinya di hari ini dan di tempat ini. Jin perempuan ini senantiasa mengganggu dan menyakiti kakak saya. Jin ini mendatangi kakak saya, saat dia tidur aja. Hingga berlalu lebih dari sepuluh tahun dia pun membunuh kakak saya dengan siksaan yang tak mampu dia tanggung.

di suatu malam, seperti biasanya, jin ini mengganggunya, kakak saya meronta, menendang dan mengamuk. Hingga, dia menghembuskan nafasnya yang terakhir –semoga Allah mengampuni dan merahmatinya. Amiin.

Peristiwa ini saya saksikan dengan mata kepala saya sendiri. Sedangkan orang yang menyaksikan langsung dengan mata kepala tak sama dengan orang yang hanya mendengar,” (Aqidatul Mu’min Hal 230). []

Referensi: Ruqyah Jin, Sihir dan Terapinya/Karya: Syaikh Wahid Abdussalam Bali/Penerbit: Ummul Qura

Jin Bisa Sakiti Manusia?

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *