Ketahui Empat Kondisi Hati Manusia

Hati merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. di bagian
inilah Allah melihat apakah kita seorang hamba yang bertakwa dengan kekuatan iman atau justru menjadi hamba yang lemah imannya.

Ketahui Empat Kondisi Hati Manusia

Keimanan yang lemah tersebut membuat banyak kaum muslim yang tak peduli terhadap masalah hati ini. Padahal sebenarnya hati itu raja dari manusia, sebab kondisi hati akan mempengaruhi pikiran, ucapan dan perilaku manusia itu sendiri.

Oleh di karenakan itu, penting sekali untuk seorang muslim untuk memahami permasalahan hati ini. supaya hati tak terkontaminasi dengan kemunafikan dan kekafiran. Bagaimana caranya? Yakni dengan mengetahui kondisi hati yang kita miliki. Berikut informasi selengkapnya. 
Dalam satu hadis dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, Rasulullah SAW bersabda, “Hati itu mempunyai empat kondisi, yaitu hati yang Higienis dari sifat khianat dan tipu daya. Ia laksana lampu yang bersinar (inilah hati orang Mukmin). Hati yang tertutup dari kebenaran (hati orang kafir), hati orang yang terbalik (hati orang-orang munafik yang mengetahui kebenaran, akan tetapi mengingkarinya), dan hati yang mempunyai dua wajah (keimanan dan kemunafikan).” (HR Ahmad).
Hati yang Higienis itu dimiliki oleh orang mukmin yang di dalamnya terdapat cahaya. Kondisi hati yang demikian ini senantiasa mengingat Allah dalam keadaan apapun. Sementara kondisi hati yang tertutup dari kebenaran  dimiliki oleh orang kafir. Mereka tak mau menerima kebenaran mengenai ajaran Islam dan tetap bertahan dengan kekafirannya tersebut. 
Sementara itu yang dimaksud dengan hati terbalik yaitu yaitu kondisi hati orang munafik murni yang sudah mengetahui mengenai ajaran Islam akan akan tetapi ia mengingkari ajaran tersebut. Mereka yang mempunyai kondisi hati demikian akan menerima karena dari Allah SWT. Yakni akan dicabut nikmat iman dari dalam hatinya, sehingga orang tersebut akan sangat jauh dari kebenaran dan kebahagaiaan. 
Sedangkan kondisi hati yang terakhir yaitu hati yang mempunyai dua wajah (keimanan dan kemunafikan). Perumpamaan iman di dalam hati itu yaitu seperti sayur-sayuran yang disiram air Higienis. Sedangkan perumpamaan kemunafikan dalam hati yaitu seperti luka yang dilumuri nanah dan darah. Mana di antara keduanya (iman dan kemunafikan) yang mengalahkan yang lainnya, maka dialah yang mendominasi.
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya di dalam diri manusia ada segumpal darah (hati), apabila hati itu bagus maka bagus pula seluruh diri dan amal perbuatan manusia dan apabila hati itu rusak, maka rusaklah seluruh diri (amal perbuatan manusia tersebut). Ingatlah, ia yaitu hati.” (HR. Bukhari-Muslim).
Demikianlah informasi mengenai empat kondisi hati manusia. Lalu di dalam kondisi manakah hati kita? Setelah mengenal kondisi empat macam hati di atas, sudah semestinya kita wajib mempunyai hati yang Higienis. Dengan hati yang Higienis itulah akan membuat Hayati kita semakin bahagia di karenakan senantiasa mengingat Allah SWT.

Sumber : infoyunik.com

Facebook Comments

Incoming search terms:

  • ceramah tentang hati manusia
  • pidato tentang hati
  • ceramah tentang hati
  • teks ceramah tentang macamhati
  • pidato tentang kondisi hati
  • pidato ceramah menyentuh hati
  • kultum tentang hati manusia
  • ketahui empat kondisi hati manusia
  • contoh pidato tentang hati
  • ceramah yang berkaitan dengan hati
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *