KITAB NASHAIHUL IBAAD (BAB 7 : DELAPAN HAL..)



Karya Muhammad Nawawi bin ‘Umar Al-Jawi
(IMAM NAWAWI NUSANTARA)

 

DELAPAN HAL YANG tak PERNAH KENYANG

Rasulullah saw bersabda :
“ada delapan hal yang tak pernah kenyang dari delapan hal, yaitu :

  1. mata tak akan pernah kenyang dari memandang
  2. bumi tak akan pernah kenyang dari menerima hujan
  3. wanita tak akan pernah kenyang dari laki-laki
  4. ulama tak akan pernah kenyang dari menuntut ilmu
  5. pengemis tak akan pernah kenyang dari meminta-minta
  6. orang serakah tak akan pernah kenyang dari mengumpulkan harta benda
  7. lautan tak akan pernah kenyang dari menampung air, dan
  8. api tak akan pernah kenyang dari memakan Ebonit bakar.”

 

DELAPAN PERHIASAN AMAL YANG WAJIB DIPELIHARA

PERHIASAN yaitu sesuatu yang menyenangkan. Dalam amal kebaikan juga perhiasan yang tak boleh lepas, bukan aja supaya amal itu indah, tapi juga diterima oleh Allah SWT sebagai amal kebaikan. Setidaknya ada delapan perhiasan amal yang wajib ada dalam setiap amal kebaikan.

Kedelaan perhiasan amal ini dikemukakan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a., sahabat terdekat Nabi Saw dan pembela terkemuka dakwah risalah Islam.

Abu Bakar berkata, ada delapan perkara yang merupakan perhiasan untuk delapan perkara yang lain, yaitu:

  1. Memelihara diri dari meminta-minta merupakan perhiasan untuk kefakiran.
  2. Bersyukur kepada Allah SWT merupakan perhiasan untuk nikmat yang telah diberikan-Nya.
  3. Sabar yaitu perhiasan untuk musibah.
  4. Tawadhu yaitu perhiasan untuk (kemuliaan) nasab (keturunan).
  5. Santun yaitu perhiasan untuk ilmu.
  6. Rendah hati yaitu perhiasan untuk seorang pelajar.
  7. tak menyebut-nyebut pemberian merupakan perhiasan untuk kebaikan.
  8. Khusyu’ yaitu perhiasan untuk shalat.
Rasulullah Saw bersabda: “Kasihanilah pemuka suatu kaum yang telah menjadi hina. Kasihanilah orang kaya yang jatuh miskin. Kasihanilah orang ‘alim yang tersia-sia di antara orang-orang yang tak berpengetahuan.”

“Barangsiapa keluar rumah dengan tujuan mencari ilmu, maka Allah akan membukakan pintu surga baginya; para malaikat akan memberi keteduhan dengan membentangkan sayapnya baginya; dan para malaikat yang ada di langit dan ikon-ikon yang ada di lautan memohon ampunan dan rahmat untuknya.” (HR. Abu Ya’la). (Sumber: Nashaihul Ibad – Imam Nawawi Al Bantani).

 

DELAPAN NASIHA UMAR RA

‘Umar bin Khaththab ra :

  1. “barang siapa meninggalkan ucapan yang tak wajib, maka dia akan diberi hikmah
  2. barang siapa meninggalkan penglihatan yang tak wajib, maka dia akan diberi kekhusyu’an dalam hati
  3. barang siapa meninggalkan makan yang Lebih, maka dia akan diberi kenikmatan beribadah
  4. barang siapa meninggalkan tertawa yang Lebih, maka dia akan diberi kewibawaan
  5. barang siapa meninggalkan humor, maka dia akan diberi kehormatan
  6. barang siapoa meninggalkan cinta duniawi, maka dia akan diberi kecintaan kepada akhirat
  7. barang siapa meninggalkan perhatiannya kepada aib orang lain, maka dia akan diberi kemampuan untuk memperbaiki aibnya sendiri
  8. barang siapa meninggalkan penelitian mengenai bagaimana wujud Allah, maka dia akan terhindar dari nifaq.”

DELAPAN Asterik ORANG BERMAKRIFAT

 ‘Utsman bin Affan ra berkata :
“Asterik orang yang berma’rifat itu ada delapan, yaitu :

  1. hatinya selalu diliputi oleh persaan takut kepada Allah dan
  2. penharapan atas rahmat-Nya
  3. lisannya selalu memuji Allah dan
  4. menyanjung-Nya
  5. kedua matanya selalu diliputi rasa malu dan
  6. tangisan di karenakan Allah
  7. kehendaknya selalu diliputi rasa tak suka kepada keduniaan dan
  8. selalu ingin mendapatkan ridha Allah




 

DELAPAN KEBAIKAN YANG TIADA ARTI

‘Ali bin Abi Thalib ra berkata :

  1. “tak ada kebaikan dalam shalat yang tak disertai khusyu’
  2. tak ada kebaikan dalam puasa yang tak disertai dengan penjagaan seluruh anggota badan dari hal-hal yang tak bermanfaat
  3. tak ada kebaikan dalam membaca Al-Qur’an yang tak disertai dengan tadabbur
  4. tak ada kebaikan dalam mempunyai ilmu yang tak disertai wara’
  5. tak ada kebaikan dalam harta yang disertai dengan sifat pemurah
  6. tak ada kebaikan dalam persaudaraan yang tak disertai sikap saling menjaga
  7. tak ada kebaikan dalam kenikmatan yang tak kekal, dan
  8. tak ada kebaikan dalam do’a yang tak disertai keikhlasan.”

 

Facebook Comments

Incoming search terms:

  • nashoihul ibad bab 7
  • nashihul ibad bab 7
  • kitab nashoihul ibad bab sudasi maqolah ke 8
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *