Mengapa Rasulullah Menikahi Aisyah?

UMMU Ruman datang menghampiri Aisyah saat ia sedang bermain-main di atas Ebonit ayunan bersama teman-teman sepermainannya. Ia berteraiak memanggil Aisyah dan menghampirinya. Namun Aisyah tak tahu apa yang ibunya inginkan.

Tangan Aisyah di tarik dan ibunya memasukan Aisyah ke dalam rumah, yang di dalamnya sudah ada wanita-wanita Anshar yang menyambutnya seraya berkata, “Semoga kebaikan dan keberkahan tercurah padamu, beserta burung yang terbaik (makdsudnya keberuntungan).”

BACA JUGA: Keberkahan untuk Aisyah, Turunnya Ayat Tayamum

Terdapat suatu riwayat yang mengungkapkan mengapa Rasulullah memilih Aisyah yang masih bau kencur untuk dijadikannya pendamping Hayati, Rasulullah bersabda, “Aku bermimpi melihatmu selama tiga hari berturut-turut. Malaikat datang kepadaku dengan membawa gambarmu dalam balutan secarik kain sutera putih.

Ia berkata, ‘Ini yaitu (calon) istrimu.’ Aku pun membuka kain sutera yang menutupi wajahmu itu. saat ternyata itu yaitu kau, maka aku katakana, ‘bila memang dari Hepotenusa Allah, niscaya Allah mewujudkannya.’ “

Kisah Rasulullah dan Aisyah ternyata tak begitu aja langsung menikah. Hal itu dikarenakan Rasulullah mempertimbangkan usia Aisyah yang masih sangat belia dan beliau tak  tega mengambil masa kanak-kanaknya.

Meski begitu, rasa cinta Rasulullah terhadap calon istrinya itu ternyata tak mampu ditunda. Beliau selalu berpesan kepada ibundanya Aisyah, supaya terus membimbing putri kecilnya itu, “Wahai Ummu Ruman, nasihatkanlah hal-hal bagus kepada Aisyah dan periharalah kebaikan diriku padanya.”

BACA JUGA: Aisyah Tak Mau Turun dari Pundak Rasul

Ibunya bercerita mengenai bagaimana persiapan dirinya menyambut pernikahannya, “Ibuku menerapiku supaya terlihat gemuk saat beliau ingin mempertemukan aku kepada Rasulullah.” Terapi itu dilakukan dengan memakan mentimun dan kurma basah hingga ia terlihat benar-benar gemuk dengan cara proposional.

saat waktu yang sudah ditentukan tiba, maka sang pengantin pelaku hijrah akhirnya hingga ke Madinah. Di sana kedua kekasih bertemu dan memadu Afeksi. Keceriaan pun menyebar ke seluruh penjuru Madinah dan kegembiraan menebar dari segala tempat. []

Sumber: Aisyah yang cerdas dan yang dicintai/ Penulis: Ahmad Ibnu Salim Baduwilan/ Penerbit: Irsyad Baitus Salam

Mengapa Rasulullah Menikahi Aisyah?

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *