Mengelola Kecewa

Pernahkah kalian kecewa atau dikecewakan?

ceramah.xyz, Oleh: Abdul Muid Badrun

Pernahkah kalian kecewa atau dikecewakan? Atau, membuat kecewa lain orang? bila jawabannya pernah, kalian wajib memejamkan mata sejenak lalu tarik napas panjang-panjang dan ucapkan istighfar tiga kali. Kecewa yaitu ungkapan rasa karena Asa dan hasilnya tak sama.

bila kalian pernah kecewa di seseorang, berarti kalian terlalu berharap di orang itu, sementara hasilnya tak seperti yang kalian harapkan. bila kalian pernah kecewa di atasan di kantor, berarti kalian terlalu berharap atasan itu Bisa mengabulkan keinginan kalian.

bila kalian pernah kecewa di pasangan Hayati kalian, berarti kalian terlalu bersandar padanya, sementara pasangan kalian bersikap sebaliknya. Pun, bila kalian pernah kecewa di presiden, gubernur, wali kota, bupati, atau bahkan ketua RT/RW sekalipun, kalian akan menjalankan apa aja (dan hal ini cenderung negatif) supaya rasa kecewa dan sakit hati kalian itu terobati.

Lalu, apa obat kecewa? Kecewa untuk saya tak ada obatnya. Yang Bisa dilakukan yaitu mengelola rasa kecewa menjadi hal positif. Misalnya, saat orang telanjur kecewa di sikap dan keputusan kalian, dekati dia dan ajak bicara bagus-bagus. Komunikasikan dengan jelas apa yang membuat ia kecewa.

Lalu, hargai sikap kecewanya dengan membuktikan apa yang dikecewakannya itu tak benar. Dengan bahasa lain, jawab kekecewaan itu dengan bukti nyata lebih bagus, bukan dengan janji-janji kosong yang ujungnya makin menambah rasa kecewa. Perkataan maaf pun sepertinya tak berarti membuat rasa kecewa itu hilang.

Bahkan, ada ungkapan, “Memaafkan iya, tapi melupakannya tak.” Apalagi, hal ini menyangkut keyakinan seseorang, misalnya. Maka, Nabi berpesan, “Memaafkan itu jihad di karenakan lebih berat dilakukan daripada meminta maaf.” di karenakan, hanya orang-orang berjiwa besarlah yang memilikinya.

Maka tips jitu yang Bisa dilakukan yaitu bersandar hanya di Allah semata bukan di manusia bagus itu atasan, teman, atau pasangan Hayati kalian sekalipun. Lalu, bagaimana bila sudah telanjur kecewa? Solusinya, kelola rasa kecewa itu dengan pertama-tama meminta maaf padanya.

Setelah itu, buktikan dengan tindakan nyata bahwa kalian memang seperti yang ia harapkan. Dekati harapannya, kelola emosinya, sehingga kecewa itu berangsur pulih dengan senyum kelegaan. di karenakan itu, berhati-hatilah dalam berkata dan bertindak. Pegang prinsip ini, “Berkatalah atau berbuat baiklah, bila tak Bisa, diamlah dan itu jauh lebih bagus bagimu.”

Selain dengan tips komunikasi dan bukti seperti di atas, yang paling Bisa dilakukan dan menjadi penolong orang-orang yang kecewa yaitu dengan bersabar (QS al-Baqarah: 45). Mengungkapkan rasa kecewa dengan marah yaitu sikap anak kecil. untuk kita yang sudah dewasa tidaklah pantas untuk melakukannya.

Saya sering menyebut terapi sabar ini dengan satu Perkataan, paksa. di karenakan, segala yang bagus memang wajib dipaksa akan keluar. bila tak, akan selamanya halhal buruk itu terus menutupi dan bersama kita. n

Mengelola Kecewa

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *