PPPA Daarul Quran Buka Donasi untuk Korban Terdampak Bala

Tim siaga Bala juga mendirikan posko sementara di sekolah terdekat.

ceramah.xyz, JAKARTA — PPPA Daarul Quran membuka donasi untuk masyarakat yang ingin menyalurkan Donasi untuk para korban terdampak Bala alam. Seperti diketahui, sejumlah wilayah Indonesia akhir-akhir ini dilanda Bala alam mulai dari tsunami, gempa, banjir bahkan erupsi gunung berapi.

di Senin (31/12) lalu, Indonesia dikejutkan dengan Bala longsor yang menimpa kabupaten Sukabumi. Tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. karena longsor tersebut, 30 unit rumah warga tertimbun dan mendapatkan kerusakan. Tim Siaga Bala (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an Bogor langsung terjun ke lapangan membantu evakuasi.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima ceramah.xyz, korban terus bertambah. Kini 34 orang dinyatakan meninggal dan 26 orang belum ditemukan. Sejumlah 63 orang megungsi di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi.

Tim siaga Bala juga mendirikan posko sementara di sekolah terdekat. Tim masih mencari masjid terdekat untuk menjadi posko utama. “Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi sembako, selimut, kasur lantai, dan alat-alat sekolah,” ujar Direktur PPPA Daarul Qur’an, Tarmizi As Shidiq.

Aksi Manusia lainnya juga dilakukan di sejumlah wilayah Bala yang membutuhkan seperti banjir di Kabupaten Barru (Sulawesi Selatan) serta untuk para korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung Selatan.

Begitu banyaknya Bala yang terjadi membuat PPPA Daarul Qur’an membuka peluang donasi untuk masyarakat yang ingin membantu rakyat Indonesia yang tengah terpapar Bala.

“untuk masyarakat yang ingin membantu Bisa melalui sedekahonline.com. Semoga Bisa sedikit meringankan beban para korban terdampak Bala di seluruh Indonesia,” ujar Tarmizi.

 

PPPA Daarul Quran Buka Donasi untuk Korban Terdampak Bala

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *