Sakit Hati

Sakit hati…..!! oleh Simpan Dihati di 13 April 2011 pukul 14:28 ·

Sakit hati. merupakan suatu luka kasat mata, yg tak Bisa di temu dg panca indra, hingga saat perut dibedah pun tak ditemukan luka itu, aq tak tahu kenapa ingin sekali menulis note ini.
Seolah aku ingin sekali membagi sakit hati dalam 3 kategori.

1)- sakit hati dhohir. Seperti (liver) dan ini Bisa dilihat oleh tim medis melalui beberapa alat medisnya.

2)- Sakit hati bathin. Seperti: (Malu karna dipermalukan, ditinggal seorang/barang yg dicintainya, ditipu, difitnah, dipermainkan, direndahkan, memberi madu dibalas empedu, dll). Yg ini tak Bisa dijangkau oleh tim medis ataupun alat2nya. Karna memang kasat mata.

Nomer 1 dan 2 ini merupakan 2 kategori yg sering ditemukan pd manusia dengan cara Generik. Dan yg ke

3)- sakit hati yg hanya di rasakan oleh orang2 Eksklusif yg telah membersihkan hati mereka dari sifat2 tercela.
Mereka akan merasa sakit tatkala hati mereka di hinggapi rasa dengki/hasud. Di hinggapi oleh sifat tamak. Dihinggapi oleh sifat ingin menang sendiri, sifat Arogan dan merendahkan orang lain, sifat sum’ah (ingin dikenal), sifat ta’ajjub (heran dg kelebihan diri sendiri yg dimiliki), dan lain sbagainya. Mereka akan merasa sakit saat Disorientasi satu penyakit2 itu hinggap dihati, dan akan lgsg buru2 menandanginya supaya penyakit2 Genjah lenyap jgn hingga merembet ke seluruh permukaan hati. Dg istighfar dan minta ampunan kepada Allah, dan memukul/mengajar nafsunya supaya jgn hingga menuruti syahwatnya.

Agaknya yg no 3 ini, jarang dimiliki oleh orang2. Kecuali mereka2 yg telah menggali khazanah diri dan berkenalan dg diri sendiri.
Sungguhpun lebih bnyk orang yg mengenal orang lain ketimbang mengenal diri sendiri. Lebih bnyk orang yg tahu sifat2 orang lain, namun tak kenal dan terkadang tak ingin bermaksud kenal dg sifat2nya sendiri. Itulah yg kadang2 disebut dlm peribahasa ‘gajah didepan mata tak kelihatan, namun kuman diseberang lautan terlihat jelas’. Sebenarnya masih ada kategori ke-4.

Namun saya tak mau menyampaikan disini. Mudah2an catatan ini tak diawwali dg ke takabburanku. Dan tak di akhiri dg sum’ah ku. Aku berlindung kepada gusti Allah dari niat2 terkutuk.

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *