Saksi Tim Hukum BPN Persoalkan Jutaan NIK Palsu, Ini Tanggapan Mendagri

Saksi Tim Hukum BPN Persoalkan Jutaan NIK Palsu, Ini Tanggapan Mendagri

JAKARTA— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara perihal pernyataan saksi tim hukum Prabowo-Sandi yang menyebut adanya jutaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bermasalah.

Tjahjo mengatakan, DPT harusnya telah selesai di karenakan semua data DPT dari Kemendagri aman dan bertanggung jawab.

BACA JUGA: https://www.ceramah.xyz/jadi-saksi-kasus-suap-meikarta-mendagri-penuhi-panggilan-kpk-129021/

“Tapi dengan cara clean in addition to clear data kami aman bertanggung
jawab, tentu itu data-data penduduk yang 187 juta itu semua lengkap,” Perkataan
Tjahjo, di Kamis (20/6/2019).

Tjahjo mengatakan, KPU mempunyai tugas untuk menyusun DPT, di
mana data-data pemilih didapat dari Kemendagri melalui Dukcapil.

Setelah itu, KPU terus
berkoordinasi dengan Dukcapil sehingga tak ada satu orang yang Bisa menjalankan
pencoblosan sebanyak dua kali.

“KPU terus koordinasi untuk mengerjakan datanya dengan
Dukcapil nanti, sehingga tak ada satu orang hingga nyoblos dua kali di satu
TPS. Apalagi merangkap di dua TPS kan nggak akan mungkin,” ujarnya.

setelah itu Tjahjo mengatakan, bila ada kesalahan satu atau dua dalam data DPT, itu hal yang wajar. Namun bila DPT siluman tak ada.

BACA JUGA: https://www.ceramah.xyz/ajak-3-000-kades-teriak-jokowi-mendagri-ditegur-bawaslu-135105/

“Tapi saya kira dengan cara prinsip enggak ada data siluman, itu
enggak ada yang kami pahami. Penggandaan juga enggak,” tandasnya. []

SUMBER: MSN

Saksi Tim Hukum BPN Persoalkan Jutaan NIK Palsu, Ini Tanggapan Mendagri

Saksi Tim Hukum BPN Persoalkan Jutaan NIK Palsu, Ini Tanggapan Mendagri

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *