Seberapa Keras Suara Jeritan Malaikat Maut?

Tausiah Islam – Apabila seseorang telah mati, maka sesuai
ajaran Islam ia wajib dikubur di dalam tanah. Beberapa menyebutnya kembali ke asalnya di karenakan seperti yang kita tahu bahwa mulanya manusia diperbuat dari tanah, seperti Nabi Adam.

Seberapa Keras Suara Jeritan Malaikat Maut?

Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mati. Namun, kapan, dimana, dan bagaimana kita akan mati, tak ada satu pun yang mengetahuinya. Allah telah menetapkan kapan akan terjadinya kiamat besar. Tapi, sesungguhnya kiamat kecil atau surga telah terjadi sejak dulu. Meninggalnya manusia Bisa dikatakan sebagai kiamat kecil.

Kepastian yang ada dihadapan kita yaitu kematian. Tak ada satu orang pun yang Bisa menghindarinya. Bahkan kita tak Bisa menunda kematian yang sudah ditetapkan oleh Allah. Lalu, apa yang telah kita persiapkan untuk menghadapi kematian itu?

Setelah semua telah berakhir dengan ditiupkannya sangkakala, setelah itu Allah bertanya mengenai siapa yang masih Hayati setelah peristiwa dahsyat ini. Malaikat maut lalu menjawab bila yang masih Hayati yaitu dirinya (malaikat maut) dan Allah di karenakan Allah akan Hayati selamanya. Riwayat ini akan jelaskan suara jeritan alam kubur yang begitu dahsyat.

suatu riwayat jelaskan bahwa setelah itu Allah memerintahkan malaikat maut untuk mencabut nyawanya sendiri. Riwayat lain menambahkan bila di saat malaikat itu mencabut nyawanya sendiri maka ia akan menjerit sangat keras. Bahkan apabila di saat itu masih ada manusia yang Hayati, maka ia akan mati lagi di karenakan mendengar jeritan malaikat maut yang begitu kencang dan terkejutnya.
Malaikat pencabut nyawa yang dikenal sangat keras aja masih terasa begitu menyakitkan saat diri sendiri yang mencabut nyawa. Terlebih untuk kita yang merupakan manusia biasa.

Malaikat maut pun mengatakan bila ia tahu betapa menyakitkannya mati maka ia akan lebih lembut lagi saat mengambil nyawa orang-orang yang beriman. Allah kembali bertanya mengenai siapa yang masih Hayati, namun tak ada yang menjawab di karenakan memang tak ada siapapun kecuali Allah.

Berdasarkan Elaborasi di atas, kita tahu bahwa kematian yaitu suatu hal yang menakutkan dan menyakitkan. Tak ada manusia yang siap mengahadapi kematian. Bahkan Rasulullah yang merupakan manusia paling mulia pun merasa takut saat mengahadapi kematian. tak Bisa dibayangkan lagi betapa mengerikannya kematian. Kerasnya suara jeritan malaikat maut wajib membuat kita semakin bagus dalam beribadah.

Di hari akhir kelak, tak ada Disorientasi seorang pun yang Bisa menyelamatkan kita dari mengerikannya kematian. Bahkan kita dikubur seorang diri di liang kubur. Meskipun selama kita Hayati kita mempunyai harta yang melimpah, teman yang banyak, orang tua yang begitu sayang, dan keluarga lainnya, tapi semua itu tak akan Bisa menemani kita di alam kubur. Oleh di karenakan itu, tak ada yang Bisa menyelamatkan kita selain diri kita sendiri. Selama Allah masih membagikan kita kesempatan untuk Hayati, maka gunakanlah umur itu untuk menjalankan ibadah atau amalan sebagai bekal di hari akhir kelak.

Namun sebagai manusia, wajar bila terkadang ada rasa malas untuk menjalankan hal itu. Terdapat satu tips yang Bisa melonjakkan keinginan kita untuk selalu beribadah, yakni dengan beranggapan bila di hari besok kita telah tiada. Dengan hal ini maka tak ada waktu lagi untuk kita bermalas-malasan dalam melaksanakan ibadah.

Sumber: kumpulanmisteri.com

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *