Sihir di Kalangan Penduduk Babilonia (2-Demisioner)

sihir di babilonia

Oleh: Yudistrira Adi Maulana

Owner Bekam Ruqyah Center Purwakarta

TUKANG tenung bangsa Caledonia dan tukang sihir mereka banyak mempunyai keyakinan-keyakinan syirik dan kufur yang meyakini pengaruh bintang-bintang dan meteor untuk kehidupan manusia. Tak heran banyak urusan kepadanya diantaranya meyakini bahwasanya muncul planet Yupiter dimalam purnama merupakan pertanda gembira untuk wanita hamil dengan kelahiran anak laki-laki. Muncul planet Mercurius merupakan pertanda bertambahnya transaksi perdagangan dan perbaikan situasi ekonomi negara, semakin pesatnya ilmu pengetahuan, budaya orang-orang yang menekuninya. Muncul planet saturnus merupakan menunjukkan akan terjadinya perselisihan rumah tangga dan merajalelanya kriminalitas dengan tips-tips rahasia.

Adapun muncul planet Mars, maka lengsernya raja-raja dan kewafatannya, merebak kelaparan dan penyakit atau meletusnya perang. Munculnya planet venus merupakan pertanda larisnya bursa pernikahan Eksklusif untuk perawan.

Tukang-tukang sihir Caledonia menyadarkan kepercayaan praktek-praktek sihirnya ini kepada gerakan planet, dan waktunya, datangnya, menjauhnya, dan semua tersangkut paut dengannya yang demikian di karenakan keyakinan kentalnya terhadap pengaruh planet ini untuk kehidupan anak Adam.

Semua kekufuran dan kesesatan inilah yang dijadikan setan-setan manusia dan jin sebagai perangkap untuk menyesatkan hamba-hambaNya.

Para peneliti bekas bangsa-bangsa kuno sukses telah mengungkapkan banyak peninggalan yang tertinggal di kota Babilonia, menunjukkan tulisan-tulisan serta prasasti yang ditinggalkan oleh bangsa Babilonia dan Asyuria. Demikian relief-relief dengan huruf paku yang menyingkap bahwasanya ilmu sihir mempunyai andil terbesar untuk tulisan-tulisan dan prasasti ini.

BACA JUGA: Sihir Pemisah, Apakah Ada dan Bagaimana Melawannya?

Mereka para peneliti menunjukkan dengan bekas peninggalan tersebut, kecemasan dari jin dan setan merupakan fenomena asasi dalam theologi bangsa bangsa Babilonia dan Asyuria, yang kehidupannya identik dengan sihir.

Kota “Ur” merupakan sentral kuno civility bangsa Samuria merupakan lokasi besar dan seni sihir dan karangan-karangan Samuria kuno banyak mengangkat topik-topik sihir serta mantra, jimat, pellet.

Raja Asyur Baanepal misalnya, raja Asyuria sejak tahun 668-629 SM telah mendokumentasikan untuk kita dalam museumnya Nash-nash religious dan sihir. Dokumen ini telah dikumpulkan dari lokasi-lokasi dari sembahan yang berlainan yang tersebar di kota kuno, mayoritasnya tertulis dalam bahasa Samuria.

Para peneliti telah membagi karya-karya dan dokumentasi sihir bangsa Babilonia kedalam manuskrip inti:

Pertama. Dokumen-dokumen astrologi, isinya berisikan keterangan bahwasanya planet-planet merupakan dewa-dewa yang mempengaruhi kehidupan manusia, perbuatan dan nasib kembalinya.

Kedua. Prasati mengenai tips-tips yang digunakan menenung dan mencari berita ghaib.

Ketiga. Mantra dan jampi yang digunakan untuk membentengi kejahatan sihir hitam (Black Magic) dan mengusir roh yang merasuki badan yang menyebabkan orang yang terkena menjadi sakit dan terancam bahaya. Artinya berkeyakinan yang ada di, sebab terjadi penyakit dengan cara Generik kembali kepada setan-setan dan roh Dursila untuk menyembuhkan seseorang dari penyakitnya wajib mengusir dari badan.

Bangsa Babilonia berkeyakinan, bahwasanya roh-roh Dursila merupakan biang keladinya Bala yang melanda Global dari masa ke masa seperti gempa, gunung meletus, angin topan, dan banjir besar dari yang demikian merupakan keharusan memakai mantra-mantra untuk mencegah gentayangan roh ini dengan Anggaran-Anggaran yang alam semesta berjalan sesuai Anggaran ini. Mantra tertulis sedemikian rapi dalam prasasti yang beraneka macam yang masing-masing mempunyai pengaruh Eksklusif untuk Disorientasi satu dimensi.

Bangsa Babilonia menjadikan darah burung setelah disembelih sebagai tumbal dalam praktek sihirnya inilah yang melatarbelakangi mereka amat antusias memperhatikan masalah ini, dan membagikan Boga special untuknya dan selamanya tak mau menyantapnya. Sudahkan dan sekarang ini telah melihat, bagaimana sihir telah menjerumuskan bangsa tersebut kedalam kesesatan dan kejahatan yang meratakan mereka.

Di antara kisah aneh mengenai sihir dan darah burung ini: merupakan kejadian disaat tentara raja mereka Faalameyeus berhadapan dengan tentara Qortojiyyin dengan komandan Hanibal. Raja Faalameyeus memerintahkan dedengkot tukang sihirnya untuk menyembelih seekor burung.
Dan mempraktekan sihir manjur yang dipastikan menjamin kehancuran musuh-musuhnya.

Tatkala tukang sihir menyembelih burung yang dimaksud dan memberi makan sebelum disembelih supaya sihir merauk kedalam nya dan sang burung tak mau makan, lalu sang tukang sihir memperhitungkannya bahwasannyayang demikian merupakan bukti kehancuran panglimanya.

Tukang sihir kembali menasehati raja supaya tak menjalankan penyerangan di waktu itu juga kepada musuh-musuhnya. Raja hanya tertawa terkekeh-kekeh dari omongan tukang sihir lantas beliau bertanya apa yang dikerjakan bila burung tak mau makan hari ini besok, lusa dsb. Tukang sihir menjawab : “ raja wajib menunggu..”

Raja Faalamaneyeus tak menghiraukan nasehat si tukang sihir bahkan tersenyum sinis dan tetap memerintahkannya untuk menyembelih burung Genjah dan mempraktekan sihir seketika, tukang sihir menolak dan akan di bunuh seketika itu pula.

Raja Genjah memerintahkan tentaranya menyerang kaum Qortojiyyin, terjadilah peperangan disekitar danau Tasemin dan terbunuhlah disana raja tersebut dan l5 jendral-jendralnya.

BACA JUGA: Bagaimana Hukum Sihir dan Anjing untuk Menjaga Harta?

tak kalian lihat betapa dangkalnya akal orang-orang yang mempercayai bahwa burung ,mengetahui hal yang ghaib dan mencipta hukumnya semisal kebohongan dan Perkataan-Perkataan yang tak bermanfaat semacam ini.

Imam Al-Jasehasehaos menyebutkan, bahwa kesesatan, menyebabkan kepada tujuh bintang tidaklah sebatas bangsa Babilonia akan tetapi telah meluas di territorial Iraq, Syam, Mesir, Romawi, hinga hari-hari Bayorasep yang orang arab menamakan Adhohak ( hari Bagelan). Cerita bahwa Afreden dari bangsa Denbawend meminta pasukan tentara untuk negrinya, maka ditulislah surat kepada semua orang yang mentaatinya..(kisqah ini amat panjang yang tak Bisa di tulis, yang klimaks ini justru menghilangkan kerajaannya sendiri ).

Ibnu Katsir mengatakan bahwasannya orang-orang yang memakmurkan kota Damaskus berkeyakinan mistik dan sihir semacam ini mereka dalam penyembahannya selalu menghadap kutub utara dan planet tujuh dengan berbagai tips dan mantra-mantra di karenakan di masing-masing pintu gerbang tujuh kota Damaskus kuno di atasnya terdapat rumah berhala (Haikal) setiap planet dan masing-masing mereka buatkan hari dan mereka persembahkan sesajian. []

 

The post Sihir di Kalangan Penduduk Babilonia (2-Demisioner) appeared first on ceramah.xyz.

Sihir di Kalangan Penduduk Babilonia (2-Demisioner)

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *