Wabup Cianjur Minta Khatib Jumat Bicara Penanggulangan LGBT

Pemkab Cianjur juga menjalankan pembinaan ke setiap OPD, di karenakan ada informasi bila terdapat pegawai yang merupakan pelaku Defleksi seksual.

ceramah.xyz– Dalam surat edaran dengan Nomor: 400/5368/Kesra tertanggal 15 Oktober 2018, Pemkab Cianjur, Jawa Barat, meminta para khatib Jumat terkhusus di Masjid Jami supaya menyampaikan materi khutbah terkait penanggulangan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) menunjukkan jumlah LGBT di Kabupaten Cianjur terus meningkat cukup signifikan, jelas Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman, sebagaimana salinan surat itu diterima ceramah.xyz, semalam, Rabu (17/10/2018).

“Melalui surat edaran tersebut kami meminta di setiap masjid jami, di Aplikasi shalat Jumat mulai 19 Oktober disampaikan materi terkait LGBT,” katanya kutip Antarajabar kemarin.

Baca: Pemkab Cianjur Rilis Surat Edaran Pencegahan LGBT

Penyampaian materi terkait penanggulangan LGBT melalui khutbah Jumat diharapkan Bisa lebih efektif, untuk menekan penyebaran penyakit dari dampak Defleksi seksual itu.

“Materi tambahan mengenai dampak penyakit dari Defleksi seksual juga dilampirkan dalam edaran. Dengan begitu diharapkan lebih optimal menekan pertumbuhan LGBT di Cianjur,” katanya.

Pemkab Cianjur juga menjalankan pembinaan ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di karenakan ada informasi bila terdapat pegawai yang merupakan pelaku Defleksi seksual.

Baca: Larang Acara berbau LGBT, MUI Apresiasi Tinggi Polda Bali

“Mereka diminta untuk menandatangani pakta integritas. Pencegahan tentunya wajib dimulai dari lingkungan pemerintahan. Hari ini (Rabu kemarin, Red) kami datangi 3 instansi, pekan depan kami akan lebih gencar lagi,” katanya.

Sedangkan isi pakta integritas itu mengenai tak menjalankan korupsi, tak menjalankan seks menyimpang, dan bersedia menerima sanksi sesuai Anggaran bila terbukti melanggar.

Sebelumnya diberitakan ceramah.xyz, Pemkab Cianjur, mengeluarkan surat edaran mengenai penyampaian khutbah Jumat terkait pencegahan Defleksi seksual atau LGBT.

Surat edaran itu ditujukan kepada para camat se-Kabupaten Cianjur, untuk diteruskan ke tingkat desa/kelurahan hingga ke seluruh ulama.

Baca: Pemkab dan MUI Cianjur Kecam Kontes LGBT

Dijelaskan, surat edaran ini dibuat berdasarkan data dari KPA yang menunjukkan jumlah LGBT di Kabupaten Cianjur terus meningkat.

“(Peningkatan yang) cukup signifikan,” jelas Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman dalam surat berkop Bupati Cianjur yang ditandatanganinya di Cianjur tertanggal 15 Oktober 2018 itu.

Maka, terang Wabup, sebagai Disorientasi satu upaya penanggulangan meningkatnya LGBT tersebut, “Kami meminta untuk disampaikan khutbah Jumat di tiap-tiap Masjid Jami di hari Jumat tanggal 19 Oktober 2018 dengan materi khutbah terkait LGBT,” imbaunya.*

Baca: Lagi, Menag Sampaikan Klarifikasi Menolak Perilaku LGBT

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Wabup Cianjur Minta Khatib Jumat Bicara Penanggulangan LGBT

Facebook Comments
Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *